Pengertian SSL dan Cara Kerjanya

Pengertian SSL dan Cara Kerjanya

Pengertian SSL dan Cara Kerjanya


Pengertian SSL dan cara kerjanya | Keamanan pengiriman data melalui internet sangat membutuhkan jaminan yang pasti dan bisa dipercaya. Baik bagi penyedia layanan maupun penggunanya, sama-sama memerlukan jaminan bahwa data yang dikirimkan melalui jaringan internet aman dari kemungkinan pencurian data, penyisipan informasi, maupun pembelokan alamat.

Dengan menggunakan sertifikat SSL ini, maka penggunjung akan terlindungi dari kemungkinan pencurian data-data yang dikirimkan melalui alamat url yang dituju tersebut.

Sertifikat SSL juga bermanfaat bagi alamat url itu sendiri. Pertama, semua alamat yang menggunakan protokol https akan dipastikan benar-benar aman.

Kedua, bisa digunakan untuk mencegah framing dari iklan operator seluler yang jamak banget menyisipkan iklan sebelum url sebuah website atau blog di-load browser, seperti yang dialami dee-nesia sebelumnya.

Ketiga, url dengan protokol https akan mendapatkan kepercayaan lebih dari pengunjung dan juga search engine. Meskipun ini efeknya tidak terlalu besar untuk meningkatkan posisi di SERP, tapi tetap ada pengaruhnya.

Pengertian SSL dan Cara Kerjanya

emmmm, sebenarnya apa sih SSL itu?

Pengertian SSL

SSL adalah sebuah sertifikat keamanan yang menunjukkan bahwa sebuah situs atau website telah menggunakan protokol atau jalur khusus yang memenuhi syarat-syarat keamanan tertentu untuk melakukan transmisi data dengan aman. Kepanjangan dari SSL adalah Secured Socket Layer.

SSL Certificate itu sendiri adalah kode rahasia dengan ukuran mulai dari 1.024 Bit, 2048 Bit, hingga 4096 Bit.

Tanda paling mudah bila sebuah url sudah bersertifikat SSL adalah bisa protokolnya https dan berwarna hijau.

Cara Kerja SSL

Untuk mengamankan pertukaran data yang terjadi pada sebuah alamat internet, layanan sertifikat SSL ini akan mengenkripsi data sebelum data tersebut di kirimkan.

Data terenkripsi ini hanya bisa didekripsi oleh server penyedia layanan tersebut. Sehingga bisa benar-benar aman dan memastikan data tersebut tidak dicuri, diubah, atau dirusak pihak lain.

Dalam prosesnya, SSL menggunakan layer yang diletakkan antara Internet Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan Transport Control Protocol (TCP). Di dalam layer inilah proses enkripsi dilakukan, baik untuk data yang dikirimkan maupun deskripsi ketika data diunduh.

Sertifikat SSL akan melakukan otentifikasi bahwa data yang diterima adalah benar berasal dari pihak yang mengirimkan data tersebut. Kemudian dia juga akan melindungi data yang dikirimkan bahwa data tersebut tidak dibaca pihak yang tidak terverifikasi, dan juga memastikan bahwa data tersebut benar-benar asli dan tidak mengalami perubahan selama proses pengirimannya.

Di mana mendapatkan sertifikat SSL?

Layanan SSL dapat diperoleh dari berbagai macam layanan perusahaan penyedianya. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda dengan tingkat keamanan yang berbeda pula. Berikut beberapa penyedia layanan SSL :

  • RapidSSL
  • Comodo PositiveSSL
  • VeriSign Secure Site
  • Geo Trust
  • Thawte SSL
  • Synmatec

Masing-masing penyedia SSL Certificate diatas memberikan harga yang berbeda-beda. Demikian juga dengan paket-paketnya. Gunakan saja yang sekiranya paling sesuai dengan tingkat keamanan data yang anda butuhkan untuk url blog atau website anda.

Semakin sensitif data yang anda butuhkan diinputkan pengunjung, akan semakin tinggi pula spesifikasi sertifikat SSL yang anda perlukan.

Siapa Yang Membutuhkan Sertifikat SSL?

Untuk mudahnya, bisa dibilang bahwa semua alamat di internet, mulai dari alamat blog pribadi, website resmi institusi, website pemerintah atau badan usaha dan perusahaan, sampai toko online membutuhkan sertifikat SSL ini.

Yang biasanya menjadi alasan webmaster atau pemilik blog dan website menunda penggunaan sertifikat SSL untuk url mereka adalah harga sertifikat SSL yang masih dianggap mahal.

Meski sebenarnya, jika dibandingkan dengan manfaat dan kelebihan url dengan protokol https, maka harga sertifikat SSL masihlah sangat murah.

Alasan lainnya, karena pengelola blog atau website tersebut belum merasa perlu. Mengingat blog atau situs yang dikelolanya tidak membutuhkan pengunjung untuk melakukan transaksi atau pengisian data apapun.

Namun, jika anda mengelola blog atau website yang didalam operasionalnya membutuhkan input data dari pengunjung, seperti toko online misalnya, maka sertifikat SSL ini sifatnya wajib.

Jenis-jenis sertifikat SSL

Dalam pratiknya, sertifikat SSL ada beberapa jenis. Perbedaan fitur, kualitas, garansi, dan validasinya, membawa konsekuensi pada perbedaan harga.

Domain Validation (DV) SSL Certificate

Domain Validation SSL adalah sertifikat keamanan yang paling murah dan mudah didapatkan. Karena anda hanya perlu memvalidasinya dengan melalui email saja.

Pada beberapa layanan Domain Validated SSL Certificate yang ditawarkan situs-situs penyedia web hosting dan sertifikat SSL dari Indonesia, anda harus menggunakan alamat email yang sama dengan data domain di WHOIS.

Organization Validation (OV) SSL Certificate

Jika Domain Validation SSL banyak digunakan oleh pengguna personal alias perseorangan, maka ada juga Organization Validation SSL Certificate yang lebih sesuai digunakan untuk url yang menggunakan domainnya untuk organisasi atau badan usaha.

Sebagai syaratnya, anda harus menyiapkan berbagai dokumen yang menunjukkan legalitas badan usaha atau organisasi yang anda wakili.

Extended Validation (EV) SSL Certificate

Pernah menemukan green bar dengan tulisan nama perusahaan di dalamnya?

Itu artinya, url tersebut menggunakan sertifikat SSL Extended Validation. Ini adalah standar validasi tertinggi dengan harga yang tentu saja paling mahal dibanding dua sebelumnya. Dan sertifikat SSL Extended Validation ini mendukung semua jenis browser.

Syarat mendapatkan sertifikat SSL Extended Validation ini agak ribet. Anda harus memastikan bahwa perusahaan penggunanya harus sudah berjalan minimalnya dua tahun, menyiapkan dokumen legalitas perusahaan dengan lengkap, alamat perusahaan jelas dan terverifikasi, dokumen tagihan listrik terakhir, KTP atau Paspor pemilik, dan informasi WHOIS yang sama dengan nama perusahaan.

Saat ini, ada banyak penyedia layanan pendaftaran domain dan sewa hosting yang sekaligus melengkapi paket penjualannya dengan SSL. Dan, untuk saat ini, anda harus mempertimbangkannya.

Sertifikat SSL akan meningkatkan kepercayaan search engine dan juga pengunjung anda, sehingga harapannya, akan lebih mudah mendapat tempat di halaman pertama hasil pencarian Google serta search engine lainnya.

Kalau mau yang gratisan, silahkan coba di Let’s Encrypt tadi. Kalau perlu yang lebih bagus, silahkan cek di namecheap.


(Visited 289 times, 1 visits today)